Thursday, 26 May 2016

Vintage Goldie Dress


Vintage Goldie Dress for Prewedding


STEPHANIE Wedding Bride

We'll make your wedding / proom / bridesmaid or anything your dream dresses came true.

Visit Our Workshop at :
Jl. Batu Indah VII No.47 
RT.004 RW.003
Bandung, 40266

Silahkan klik disini link di banwah ini untuk petunjuk dengan google map

https://goo.gl/maps/jjD4u5BLErj




Contact : 085862090555
Pin BB : 5A8BB906
Line  : stephanieshinta
WhatsApp : 085862090555
Instagram : stephanie_wedding_bride






Bahan lace (atau yang sering kita sebut dengan brokat) merupakan bahan yang dibuat dengan tehnik tenun dan memiliki struktur yang rentan. Bahan lace memiliki keindahan tekstur dan motif yang memberikan kesan elegan dan cantik sehingga bahan lace sering digunakan sebagai bahan dasar ataupun aplikasi dalam pembuatan pakaian wanita. Diantaranya adalah kebaya, dress, baju sehari-hari, sampai dengan lingerie. Inilah beberapa tips yang dapat diperhatikan untuk menjaga agar busana lace anda dapat awet dalam kurun waktu yang lama.
Mencuci
Untuk mencuci bahan lace, perlu memperhatikan jenis pakaian dan aplikasi dari pakaian tersebut. Jika pakaian tersebut memiliki bahan campuran silk atau aplikasi mote/payet, maka disarankan pakaian tersebut dicuci ke binatu. Bila Anda memutuskan untuk mencuci sendiri, maka cucilah dengan tangan. Hindari mencuci dengan mesin cuci untuk menjaga struktur kain dan bentuk pakaian. Gunakan sedikit detergen lembut atau sampo untuk merendam pakaian. Hindari penggunaan bahan pelembut yang umumnya mengandung wax karena dapat merusak serat bahan. Bila terdapat noda, maka oleskan daerah yang terkena noda dengan jeruk nipis sebelum merendam pakaian lalu kucek daerah tersebut dengan lembut. Usahakan untuk tidak menyikat bahan lace, karena dapat menyebabkan serat bahan tertarik dan berbulu. Rendam sebentar saja kemudian keringkan pakaian.
Notes: dalam penggunaan kebaya, Anda tidak harus selalu mencucinya. Jika kebaya digunakan dalam waktu kurang dari 2 jam dan tidak terkena banyak keringat, maka kebaya cukup diangin-anginkan setelah pemakaian, kemudian letakan kembali ke dalam lemari pakaian. Cuci setelah 2-3 kali pemakaian. Tetapi jikan Anda menggunakan kebaya sepanjang hari dan terkena banyak keringat, maka kebaya disarankan untuk dicuci.
Menjemur
Dalam mengeringkan bahan lace, tidak disarankan untuk memasukan pakaian kedalam mesin pengering pakaian atau diperas dengan tangan. Cukup tepuk-tepuk halus atau tekan dengan handuk untuk menyerap air. Pemerasan bahan lace dengan mesin atau tangan dikawatirkan dapat merusak struktur bahan dan bentuk pakaian. Hindari menjemur bahan lace dari sinar matahari langsung untuk menjaga warna dan kekuatan serat bahan.
Notes: dalam menjemur kebaya disarankan untuk tidak menggantung kebaya demi menghindari adanya perubahan bentuk pada pakaian. Cukup letakan kebaya di bidang datar yang terkena angin tanpa terpapar sinar matahari langsung. Atau dapat dibantu dengan hair dryer bertemperatur rendah.
Menyimpan
Jika bahan pakaian Anda terbuat dari sutra yang ringan, atau dari bahan-bahan yang mudah ‘patah’, seperti shantung, satin, atau organza, maka Anda dapat menggantung pakaian. Pastikan hanger untuk kebaya dilengkapi padding untuk menjaga agar kebaya, terutama di bagian lengannya tidak koyak. Jika pakaian Anda terbuat dari meterial yang mudah melar dan menggunakan aplikasi mote/payet yang berat, maka disarankan untuk tidak menggantung pakaian Anda dengan tujuan agar pakaian tidak berubah bentuk. Cukup dilipat, letakan di tempat yang halus dan kering. Hindari ada kontak dengan benda yang runcing dan tajam agar bahan lace dan aplikasi tidak mudah tertarik/rusak. Disarankan untuk meletakkan kebaya di dalam kotak atau box agar kebaya tidak tertumpuk-tumpuk.
Disarankan untuk tidak menyetrika bahan lace agar seratnya tidak berubah menjadi lemas dan rentan.
Hindari penggunaan kapur barus dalam lemari pakaian. Beberapa bahan lace dan aplikasi mote/payet tidak tahan dengan kapur barus. Hal ini dapat menyebabkan perubahan warna pada kain dan aplikasi. Cukup letakkan silica gel di beberapa sudut lemari pakaian untuk menghindari jamur. Dan disarankan untuk mengeluarkan pakaian dari lemari untuk diangin-anginkan dalam jarak waktu 1-2 bulan sekali.

sumber : http://truewoman-indonesia.com/tips-merawat-baju-bahan-lacebrokat

Posted by: Stephanie Fashion Wear
Stephanie Fashion Wear Updated at: 02:37
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner